Nugroho Technology

Menggali Makna Dalam Setiap Kata

Belajar dari Laba-Laba

with 4 comments

Foto : blogspot.com

Sore hari di pavilium ikhwan, kami peserta program Sekolah Guru Indonesia – Dompet Dhuafa mengisi waktu luang dengan ngobrol-ngobrol santai. Rekan-rekan yang tergabung di program Sekolah Guru Indonesia ini memang diambil dari berbagai daerah di Indonesia. Sore itu seorang rekan kami dari Madura becerita panjang lebar mengenai pengalamannya sebelum tergabung di program Sekolah Guru Indonesia – Dompet Dhuafa. Hingga terlontarlah sebuah cerita tentang seekor laba-laba dari teman kami ini.

Hey…tahukah kau hewan yang bernama Laba-laba?? Ya…siapa yang tidak kenal dengan hewan yang satu ini. Laba-laba merupakan hewan berbuku-buku (antrophoda) dengan dua segmen tubuh, empat pasang kaki, tak bersayap dan tak memiliki mulut pengunyah. Laba-laba ini merupakan hewan pemangsa, melalui jaring yang dibuatnya, laba-laba ini menangkap mangsanya, selain untuk menangkap mangsa, jaring laba-laba ini berfungsi untuk membantu pergerakan tubuhnya, berayun dari tempat satu ke tempat yang lain, membuat kantung telur dan lain-lain. (Sumber : Wikipedia).

Di tengah siang yang terik, seorang pemuda berjalan gontai di sebuah taman kota. Pikirannya menerawang jauh ke langit-langit kota yang memang sedang mendung. Hatinya tak menentu, tak tau arah. Beberapa jam yang lalu pemuda ini baru saja di PHK oleh perusahaan tempat dia bekerja. Pemuda ini sudah tak tau kemana hendak melangkah. Dengan hanya berbekal ijasah SMP pastilah akan sulit untuk melamar ke perusahaan-perusahaan yang sebagian besar memang mensyaratkan minimal pendidikan D3 atau S1.

Ditengah kebingungannya dan keputus-asaannya itu, ia melihat laba-laba yang sedang bertengger di sarangnya. Karena pikirannya sedang kesal, pemuda ini akhirnya merusak sarang laba-laba tersebut. Perlahan tapi pasti, laba-laba ini kembali membangun sarangnya kembali. Si Pemuda ini masih dengan kekesalannya, kembali merusak sarang laba-laba yang baru di bangun tadi, hingga betul-betul tak menyisakan jaringnya sedikitpun. Tapi apa yang terjadi, laba-laba ini kembali membangun rumahnya kembali. Di rusak kembali, di bangun kembali begitu terus menerus. Laba-laba ini pun dengan istiqomah tanpa ngedumel, tanpa protes, tanpa dendam kembali membangun sarangnya kembali.

Dalam hidup ini pastilah akan ada banyak cobaan datang, baik itu gagal dalam ujian, kecurian, ditinggal orang yang dikasihi dan lain-lain. Namun tahukah kau sahabat, melalui ujian-ujian hidup ini, justru Allah sedang mempersiapkan kita untuk “naik kelas” ke ujian berikutnya. Layaknya seorang anak yang sedang melakukan ujian di sekolah, ada yang gagal ada yang berhasil. Begitu pun ujian yang Allah berikan, ada yang gagal ada juga berhasil.

Ketika kita gagal dalam sebuah ujian hidup, pastilah ada perasaan kesal, binggung, sakit hati, merasa menjadi orang yang tak berguna, dan perasaan-perasan negatif lainnya. Hal tersebut wajar-wajar saja karena kita diberikan oleh Allah sebuah perasaan dan hati untuk merasakan hal yang enak maupun yang tidak enak, namun jika kita biarkan berlarut-larut perasaan tersebut takkan menghasilkan solusi. Dari cerita laba-laba tersebut, ada sebuah hikmah hebat didalamnya. Seekor laba-laba yang sarangnya dirusak oleh sang pemuda tadi, memiliki sebuah motivasi dan optimisme yang tinggi. Ketika sarangnya dirusak, laba-laba ini perlahan tapi pasti kembali membangun sarangnya yang dirusak tadi. Dirusak, bangun kembali, dirusak dibangun kembali, terus di ulang-ulang tanpa beban, tanpa dendam. Yang ada adalah sebuah rasa optimis untuk bangkit dari keterpurukan, dan motivasi yang tinggi untuk terus bangkit setelah ujian datang.

Jadilah seperti laba-laba kawan, yang terus menerus membangun rasa optimisme dan motivasi yang tinggi  ketika ujian hidup terus datang menghampiri…

Salam Pendidikan !!!

Priyatno Nugroho,

NB :

Cerita laba-laba ini sedikit di modifikasi dari cerita aslinya.

Advertisements

Written by Priyatno Nugroho

24/09/2012 at 06:40

4 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. Yosh!! meskipun saya agak takut sama laba-laba tapi dia emang keren banget, dia dikenal sebagai hewan pekerja yang tak kenal lelah, jaring2nya aja rumit bahkan jadi inspirasi networkingnya internet kalo ga salah :D, (web). Allah pun mengistimewakan laba2 dengan menjadikannya nama salah satu surah dalam Al-Qur’an (Al-Ankabut). Sama seperti semut dan lebah hehe
    Tapi memang kadang manusia sulit sekali untuk merefleksikan dirinya untuk hal-hal seperti ini, mungkin karena hatinya yang kotor (contohnya diriku ini huhu T_T)

    Avivatur Rochmah

    24/09/2012 at 07:27

    • Yups…laba-laba jg menjadi salah satu inspirasi u/ membuat topologi jaringan (topologi mesh).
      ya…Hikmah itu bertebaran dimana-mana, hanya butuh ketajaman hati untuk melihatnya 🙂

      Priyatno Nugroho

      25/09/2012 at 00:28

  2. hmm…subhanallah…emang bener allah selalu selipkan hikmah disetiap ciptaannya…

    Nova Lestari

    01/10/2012 at 21:16

    • yups, tinggal mengasah ketajaman hati kita saja untuk menggali hikmah dari ciptaanNya 🙂

      Priyatno Nugroho

      02/10/2012 at 16:35


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: